Menghisap Rokok Elektrik Dengan Teknik Mouth To Lung Inhale

Menghisap Rokok Elektrik Dengan Teknik Mouth To Lung Inhale

Tips & Trick 0 Responses

Teknik menghisap dari mulut ke paru-paru, dalam bahasa inggris Mouth To Lung Inhale, dan sering disingkat dengan MTL, adalah sebuah teknik menghisap rokok elektrik dengan cara mengisi mulut kamu terlebih dahulu dengan sebuah hisapan santai dan panjang, dan kemudian menghirupnya ke dalam paru-paru. Ini adalah cara yang umum dilakukan untuk menghisap dan menikmati rokok tembakau. Para vaper yang sudah lama menggunakan rokok elektrik, akan sangat familiar dengan Teknik Mouth To Lung ini, karena pilihan produk awal rokok elektrik sangat terbatas, dan hanya bisa digunakan dengan nyaman menggunakan teknik ini.

Sensasi menggunakan Teknik Mouth To Lung ini akan terasa lebih lembut, karena uap akan berada di mulut lebih lama dibandingkan Teknik Direct Lung, dan rasa (flavor) yang dihasilkan akan terasa lebih jelas. Cerutu dan rokok tembakau biasanya dinikmati dengan teknik ini, maka dari itu Teknik Mouth To Lung ini akan lebih berguna untuk kamu yang ingin berhenti merokok tembakau. Chain Vaping, menikmati rokok elektrik dengan terus menerus, akan terasa lebih nikmat dengan teknik ini, karena teknik ini menghasilkan rasa gatal di tenggorokan (throat hit) yang rendah, terutama apabila kamu menggunakan liquid yang mengandung nikotin.

Teknik Mouth To Lung ini dapat dilakukan dengan baik menggunakan tabung yang menggunakan coil head plus-ohm (di atas 1.2 ohm), tenaga baterai yang rendah (di bawah 15 watt), dengan drip tip yang mempunyai lubang diameter yang kecil. Kamu juga dapat menikmati liquid dengan kadar Propylene Glycol (PG) yang tinggi (sampai dengan 100% PG), dengan kadar nikotin yang tinggi.

Meskipun kamu dapat menggunakan Teknik Mouth To Lung dengan tabung dengan coil head plus-ohm, tapi kamu akan merasakan bahwa itu tidaklah sesuai, karena uap yang dihasilkan akan terasa sangat panas.

Kelebihan dari Teknik Mouth To Lung ini adalah:

  • Konsumsi liquid yang sedikit. Karena teknik ini dilakukan dengan menghirup rokok elektrik secara perlahan, maka otomatis liquid yang terpakai akan menjadi lebih sedikit.
  • Uap yang lebih dingin. Teknik ini akan terasa jauh lebih nikmat dilakukan dengan tenaga baterai yang rendah (di bawah 15 watt), yang mengurangi resiko uap akan menjadi terlalu panas.
  • Membantu melepas ketergantungan pada rokok tembakau. Teknik Mouth To Lung ini dilakukan dengan cara yang sama yang dilakukan para perokok tembakau, sehingga memberikan efek psikologis yang sangat bagus untuk membantu ketergantungan terhadap rokok tembakau.
  • Rasa (flavor) yang lebih nikmat. Dengan teknik ini, uap akan berada lebih lama di mulut kamu, sehingga membuat kamu dapat lebih merasakan rasa dari liquid yang kamu gunakan.
    Teknik ini juga lebih nyaman dilakukan menggunakan liquid dengan kadar Propylene Glycol (PG) yang tinggi, dan seperti yang kita tahu, Propylene Glycol dapat mengikat rasa dengan jauh lebih baik dibandingkan Vegetable Glycerin.

Kekurangan dari Teknik Mouth To Lung ini adalah:

  • Uap yang lebih sedikit. Dibandingkan dengan Teknik Direct Lung, uap yang dihasilkan teknik ini jauh lebih sedikit, sehingga kebanyakan orang tidak terlalu menyukai teknik ini.
  • Ketinggalan jaman. Dengan banyaknya pilihan rokok elektrik baru, dan teknologi yang semakin canggih, sudah sangat jarang rokok elektrik baru yang dapat dinikmati dengan Teknik Mouth To Lung ini.